March 20th, 2007 by renunganjumat
lidah adalah penyambung hati nurani. tanpa lidah manusia sulit untuk mengungkapkan isi hatinya. perdamaian dunia dapat dicapai melalui lidah, dan karena lidah pula dunia berperang. dalam bergaul pun orang akan memegang lidah (omongan) kita. kita harus menjaga lidah kita. karena dalam sebuah hadist Rosullullah menyatakan bahwa "yang membuat orang masuk neraka adalah kebanyakan karena lidah dan kemaluannya".
dalam hadist yang lain Rosullullah menyatakan barangsiapa yang mengucapkan "lailahaillaAllah" pada waktu sakaratul maut, maka pertanda orang itu masuk surga (bukan berarti yang tidak mampu tidak masuk surga). permasalahannya adalah sesuai riwayat Rosullullah bahwa orang yang mengalami sakaratul maut itu seluruh badannya kaku, dan lidahnya terasa kelu.
dalam hadist yang lain nabi menyerukan agar ketika mendengar suara adzan, kita diam, mendengar dan membalas, maka Allah akan menjaga lidah orang tersebut sampai ketika sakaratul maut menjemput. Beliau melanjutkan hadistnya dengan menyatakan: setelah adzan selesai di kumandangkan mintakanlah aku tempat yang tinggi di sisi Nya agar aku bisa memberi safa’at kepada sekalian ummatku.
semoga kita semua termasuk orang2 yang mendapat safa’at dari rosullullah di hari kemudian. Amien.
Posted in Uncategorized | No Comments »
March 20th, 2007 by renunganjumat
apakah bangsa ini secara politis dan ekonomi masih berdaulat ?apakah rakyat di negara ini secara politis dan ekonomi masih berdaulat ? apakah kita kaum pekerja secara politis dan ekonomi masih berdaulat ? kedaulatan politis tanpa dibarengi kedaulatan ekonomi tidaklah ada artinya.
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
March 20th, 2007 by renunganjumat
semalam farrell menangis, bahkan hingga larut malam dia tidak bisa tidur. dia terus berlinang air mata, merengek dan menyesali keputusan mba endang nya yang akan pulang kampung. dia tidak mau mba yang lain, dia mau mba endang tetap menemani hari2nya, menemaninya bersekolah, menemaninya bermain, mengajari bernyanyi membantu menyiapkan makannya dan yang penting bisa bisa jadi partner untuk diajak berantem.
mba endang memang telah menjadi sahabat bagi keluargaku, dia yang membantu membereskan pekerjaan2 rumahku. bantuannya sangat berarti. kami sangat menghargai dia, dan kami tidak berhak mencampuri kehidupan pribadinya. keputusannya untuk menikah dalam waktu dekat ini harus di hormati. meski setelah menikah dia masih di jakarta, tetapi jarak membuat dia sulit untuk hadir kembali ditengah2 keluargaku setiap hari. kami juga belum menanyakan apakah suaminya memberi ijin dia untuk tetap kembali ke rumahku.
farrell belum mengerti situasi ini, yang dia tau mba endang akan pergi dan tidak kembali lagi.
Posted in Uncategorized | 3 Comments »
March 20th, 2007 by renunganjumat
setelah melalui beberapa kali persidangan, akhirnya jaksa penuntut umum menuntut pemred majalah playboy indonesia 2 th penjara. MMI menilai tuntutan ini terlalu ringan dan (mungkin) sedang menyiapkan banding, sementara banyak kalangan menilai tuntutan ini tidak adil dengan realita yang ada saat ini.
aku sendiri bingung, kenapa majalah playboy indonesia dituduh merusak moral bangsa. tuduhan ini jelas mengada2, karena bangsa ini sudah lama tidak punya moral, jadi apalagi yang dirusak ? generasi mudanya ? orang muda yang mana ? yang di kota, yang metropolis atau yang di desa yang masih cupu ? buat mereka yang di kota majalah ini tidak ada apa2nya. masih kalah jauh sensualitasnya dari Popular, FHM, Matra yang sampai sekarang aman2 aja dari tuntutan Jaksa. buat mereka yang di desa (pinggiran) majalah ini terlalu mahal dan isinya tidaklah sebanding dengan harganya. buat mereka mending beli tabloid2 "merah" yang harganya cuma 5 ribuan. bahkan majalah2 remaja kita pun kadang menampilkan iklan pakaian dalam yang tidak kalah sensualnya.
seharusnya MMI tidak setengah2. jika ingin menertibkan seharusnya tidak hanya PI, tetapi semua majalah dan tabloid sejenis harus ikut di tertibkan. entah itu isinya atau distribusinya. jika hanya PI saja memang kedengarannya tidak adil.
Posted in Uncategorized | 3 Comments »
March 15th, 2007 by renunganjumat
Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang
Tuhan yang menciptakan dunia ini dan Dia yang mengisi dunia ini dengan hukum2 Nya sebagai sunnatullah, agar hidup dan kehidupan dunia ini berjalan sesuai apa yang telah di gariskan-Nya. Bumi dan planet2 yang kita kenal dalam sistem tatasurya di takdirkan untuk berputar mengelilingi matahari. Air di takdirkan mempunyai sifat mendinginkan sedang api ditakdirkan mempunyai sifat yang panas. Hukum Tuhan yang lain adalah jika kita makan kita akan kenyang (serasa dalam surga), jika kita tidak makan maka perut kita akan lapar dan lama kelamaan kita akan jatuh sakit (serasa dalam neraka). Bukan Tuhan yang menghukum kita jatuh sakit jika kita tidak makan. Tetapi itu adalah hukum “sunnatullah” yang telah ditetapkan Tuhan. Kita diberi akal untuk berpikir dan memilih.
Tuhan sangat mencintai manusia yang telah Dia ciptakan dengan penuh cinta kasih. Tetapi kita manusia yang kadang berbuat dzalim pada diri kita sendiri. Kadang kita banyak makan makanan yang membuat jantung kita bekerja lebih keras dari kemampuannya. Kadang kita juga minum minuman yang membuat rusak fungsi lever. Kadang kita yang membuat banyak masalah dalam hidup ini tapi kita juga yang akhirnya bunuh diri.
Jika kemudian Tuhan menciptakan surga dan neraka di akherat nanti, aku melihat bukan berarti Tuhan tidak sayang pada manusia. Kita diberi akal untuk memilih sama seperti pilihan jika kita makan kita akan kenyang, jika tidak kita akan lapar dan jatuh sakit. Jika kita berbuat baik akan dapat pahala (imbalan) yang akhirnya membawa kita ke surga, dan jika kita berbuat jahat akan mendapat dosa (imbalan) yang akan membawa kita ke neraka. Mirip jika kita berjalan tidak hati2 kita bisa terantuk batu lalu jatuh dan sakit bahkan mungkin berdarah. Jadi kita lah yang berjalan, bukan Tuhan yang menghukum kita dengan menaruh batu di depan jalan yang kita lewati.
Tetapi seorang sufi pernah berkata bahwa jika kita beribadah karena surga dan neraka, itu sama artinya kita men-sekutu-kan Tuhan. karena surga dan neraka adalah juga ciptaan Tuhan. keiklasan adalah segala2nya. Tugas manusia hanya diperintahkan untuk beribadah menyembah kepada NYa. surga dan neraka ? biarlah itu menjadi hak prerogatif Tuhan. Kita manusia tidak berhak menghakimi apalagi protes pada Tuhan kenapa si A dimasukkan surga dan si B dimasukkan neraka.
Maha besar Allah atas segala firman Nya.
Posted in Uncategorized | 5 Comments »
March 12th, 2007 by renunganjumat
adalah fitrah manusia untuk bekerja. dengan bekerja kita bisa mengaktualisasikan diri kita. Tuhan menghargai tinggi kepada hamba Nya yang mau bekerja dan benci kepada mereka yang malas.
tapi akhir2 ini sering aku bertemu dengan orang yang hanya berorientasi pada uang dalam bekerja. seolah2 uang adalah segalanya. mereka selalu bertanya dapat berapa saya dari pekerjaan ini. tidak adakah sekali saja mereka ihklas beramal, bekerja untuk membantu sesama, untuk memajukan anak2 indonesia, demi masa depan bangsa.
mungkin hanya sekali…sekali itu saja ihklasnya, setelah itu kembali uang adalah segalanya….
Posted in Uncategorized | 3 Comments »
March 12th, 2007 by renunganjumat
aku sudah lupa bagaimana rasanya jatuh cinta. sepertinya sudah lama sekali aku tidak merasakannya lagi.seingatku ketika aku jatuh cinta, rasanya indah sekali, setiap saat, setiap waktu, setiap detik, ingin ku habiskan bersamanya.
tapi setauku jatuh cinta tidak bisa dipaksakan. aku tidak bisa pura2 jatuh cinta. rasa itu datang dengan tiba2 tanpa aku sadari, dan mungkin rasa itu juga suatu saat akan hilang dengan sendirinya tanpa aku bisa menahannya.
saat ini aku ingin sekali jatuh cinta pada Tuhanku dan Rosul-NYa. bertahun2 kucoba memaksakan perasaan ini, tapi hasilnya tidak se-dahsyat waktu aku dulu jatuh cinta pada seseorang. justru godaan materi begitu kuat membelengguku sampai2 sulit untukku melepaskan diri dari mencintanya.
Posted in Uncategorized | 3 Comments »
February 19th, 2007 by renunganjumat
dalam suatu khotbah jum;at, sang khotib membacakan sebuah sms yang isinya setan yang minta pensiun dini, karena tidak kuat melihat perilaku manusia jaman sekarang. ada polisi yang seharusnya menangkap maling malah berkomplot dengan koruptor. ada jaksa yang harusnya mengadili para penjahat malah memperjualbelikan perkara. para pemegang HPH ramai2 melakukan pembalakan liar. para politisi sibuk memperkaya diri sendiri.
kita juga tidak mau ketinggalan. belum sebulan banjir mengering, sampah sudah memenuhi selokan2. pasar beras dipenuhi para pengoplos. ikan2 yang dijual tidak lagi segar, karena telah di campur pewarna, tukang tambal ban ramai2 menyebar paku di jalanan. para pemuka agama sibuk mendirikan partai untuk kepentingan golongannya sendiri.
apa yang salah dengan bangsa ini ? semua lapisan masyarakat dari pemimpin, sampai gembel sibuk dengan urusan masing2. tidak adakah yang tersisa untuk memikirkan hari akhir ? bahwa kita semua akan mati dan meninggalkan dunia ini …
Posted in Uncategorized | No Comments »
February 19th, 2007 by renunganjumat
hampir setiap hari kita di suguhi berita tentang operasi pasar untuk menekan harga beras. rakyat harus antri dan berdesak2an untuk dapat membeli beras. tidak jarang nenek2 yang ikut antri harus di gotong petugas karena pingsan dalam antrian yang juga di penuhi para joki pedagang beras. sungguh ironis sekali negara agraris yang di medio 90-an mengaku telah swasembada pangan, akhirnya harus impor beras dari negara yang baru merdeka.
dimana fungsi KUD ? di musim panen raya lembaga ini harus mampu menyerap beras dari petani agar harga beras tidak jatuh, dan petani tidak dirugikan. di masa paceklik dan bencana yang berkepanjangan, lembaga ini harus bisa memenuhi stok pasar sehingga harga beras tetap stabil.
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
February 15th, 2007 by renunganjumat
kalo kita berjalan (atau naik motor/ mobil juga boleh) dari arah stasiun Tugu Yogya dan menuju jalan Malioboro disana akan terlihat satu baliho besar dengan iklan yang cukup menggoda, bunyinya begini: 50+50 = 97,5 lalu ada tulisan kecil di bawahnya: yang 2,5 adalah zakat.
iklan ini mengigatkan kita bahwa tidak ada milik kita yang 100%. sudahkan kita membayar zakat ?
Posted in Uncategorized | 2 Comments »